Nindiya Nastiti
26010213140072
Budidaya
Perairan (B)
Tugas
Budidaya Fin Fish
·
Tambak
adalah suatu perairan yang sengaja dibuat sebagai wadah budidaya perairan yang
biasanya letaknya di dekat pantai. Tambak biasanya diisi dengan air payau
karena sumber air di dekat pantai biasanya cenderung payau. Namun juga ada tambak yang menggunakan air
laut/berada tepat di tepi laut.
Kultivan
yang dibudidayakan di tambak : Ikan Bandeng (Chanos chanos), Udang Windu (Penaeus
monodon), Udang Vanname (Penaeus
vanname), Ikan Nila (Oreochromis
niloticus), Kepiting Bakau (Scylla
serrata)
·
Kolam
adalah suatu tempat yang sengaja dibuat oleh manusia untuk kegiatan budidaya
dengan kapasitas air dan luas yang terbatas. Kolam bisa terbuat dari kolam
tanah, kolam semen, kolam beton, kolam terpal, maupun kolam bak fiber.
Pembuatan kolam harus memerhatikan lingkungan budidaya, topografi tanah, sumber
air, keamanan dari predator, dan luas lahan budidaya. Kolam biasanya
menggunakan air tawar yang mempunyai salinitas rendah hingga mencapai salinitas
0 ppm.
Kultivan
yang dibudidayakan di kolam : Ikan lele (Clarias
sp), Gurame (Osphronemus gouramy),
Nila (Oreochromis niloticus), Patin (Pangasius pangasius), Bawal
·
Laut
yaitu suatu perairan yang luas di permukaan bumi yang menghubungkan suatu pulau
dengan pulau lain yang dibuat secara alami dan cenderung memiliki salinitas
tinggi.
Kultivan
yang dibudidayakan : Ikan Tuna, Kakap putih dan Kakap merah, Kerapu, Mutiara,
Rumput laut, dll.
·
Karamba
Jaring Apung (KJA) yaitu salah satu wadah budidaya yang
biasanya diletakkan pada debit air yang besar seperti danau, sungai, dan laut.
Beberapa parameter yang digunakan untuk membuat KJA :
-
Parameter fisik teknis : kondisi angin,
arus, sedimentasi, pasang surut, gelombang, kedalaman air, substrat dasar, dan
keterlindungan.
-
Kualitas air : DO, pH, amoniak,
salinitas, bahan organik, bahan pencemar.
KJA
dibagi menjadi 2 yaitu : Floating cage, dan Stationary cage.
·
Kolam
air tenang (stagnant water)
: mempunyai sumber air dari sungai, saluran irigasi, mata air, hujan, dll,
dimana aliran air yang masuk ke dalam kolam debitnya lebih rendah
(0,5-5,1/detik) yang berfungsi menggantikan air yang meresap dan menguap.
·
Kolam
air mengalir (running water pond) :
biasanya berukuran kecil, dasar kolam gersang, aliran air yang deras diharapkan
membuat air kolam kaya akan oksigen. Aliran air yang deras menyebabkan kolam
miskin jasad hidup.
---26--
Tidak ada komentar:
Posting Komentar